Mading Online, Trend Media Pemberitaan Masa Depan

Mading Online, Trend Media Pemberitaan Masa Depan

Dari Seminar Mading Online Sekolah Riau

Media online akan memegang peranan penting di masa mendatang. Dengan media online, tidak ada batasan waktu bahkan mungkin tempat, untuk mendapatkan informasi. Media online bisa menjadi sebuah referensi untuk mendapatkan informasi secara tepat waktu (real time). Ini sudah terbukti dari beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air dan manca negara. Media online juga menjadi referensi bagi media mainstream untuk mendapat referensi pemberitaan yang akan mereka sajikan. Salah satu media untuk pengaplikasiannya adalah melalui Mading Online Sekolah yang menjadi program kerja komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru.

Hal tersebut terungkap pada Seminar Media Online “Mading online Sebagai Sarana pemberdayaan Sekolah” yang ditaja oleh Komunitas Blogger bertuah pekanbaru bekerjasama dengan PT Telkom Riau daratan, Harian Tribun Pekanbaru. Acara ini juga mendapat dukungan dari Bagian Pengolahan Data Elektronik Kota Pekanbaru. Seminar yang diadakan di aula Bappeda Kota Pekanbaru, Sabtu (16/04) ini menghadirkan pembicara dari ICTWatch (internetsehat.org) dan Harian Tribun Pekanbaru.

Rapin mudiardjo, Chairman Board of Trustee ICT watch dalam pemaparannya menyampaikan bagaimana pentingnya keberadaan mading online sekolah Riau ini nantinya untuk memperbanyak konten lokal tentang Pekanbaru khususnya, atau Riau umumnya. Dengan semakin banyaknya konten lokal yang dipublikasikan ke media internet melalui mading online ini nanti, maka secara tidak langsung,  daerah ini juga semakin terekspos, dan semakin besar juga kemungkinan orang berkunjung ke daerah ini.

Sementara itu Rinal Sagita, Koordinator Liputan harian Tribun Pekanbaru dalam materinya menyampaikan bagaimana keberadaan media online ini suatu saat nanti akan mematikan keberadaan media-media cetak mainstream saat ini. Apalagi dengan semakin pesatnya pertumbuhan social media seperti blog, facebook, twitter dan sebagainya. Begitu cepatnya informasi yang bias di dapat melalui media online dan social media ini membuat perlahan-lahan para pembaca media cetak beralih ke online. Inilah juga yang harus mulai disikapi dan disiasati oleh para pemilik media cetak untuk mulai memikirkan bagaimana agar perlahan-lahan bersiap menuju online. Salah satu yang dicontohkan Rinal adalah bagaimana beberapa media cetak besar sekarang sudah mulai memperkuat portal berita online-nya dan juga sudah mulai memproduksi e-paper dengan dukungan aplikasi memadai.

Seminar ini diikuti oleh puluhan TI SMA se-derajat se Kota Pekanbaru ditambah dua orang peserta dari SMKN 2 Kuantan Singingi. Peserta terlihat antusias menyimak dan menanggapi materi-materi yang disampaikan para pemateri.
Setelah seminar, sore harinya dilaksanakan acara nonton bareng dan diskusi (bedah) film berjudul “@linimas(s)a”. Film ini merupakan dokumentasi perjalanan penggunaan social media di Indonesia. Dalam film ini digambarkan bagaimana pemanfaatan social media untuk kepentingan pergerakan social di Indonesia. Mulai dari gerakan sejuta Facebooker dukung pembebasan Bibit-Chandra, Koin Prita, hingga bagaimana social media juga dimanfaatkan untuk membantu penanggulangan bencana akibat letusan Merapi beberapa waktu lalu di Yogyakarta dan sekitarnya. Selain itu digambarkan juga bagaimana social media seperti Facebook dan Twitter bias dimanfaatkan oleh seorang tukang becak untuk mendapatkan pelanggan hingga ke manca Negara. Tukang becak itu bernama Harry Van Yogya.

Pelaksanaan Seminar Media Online dan Bedah Film ini adalah bagian dari rencana pembentukan jaringan mading online sekolah Riau yang merupakan program kerja komunitas blogger Bertuah Pekanbaru. Setelah seminar, program ini akan dilanjutkan dengan mengadakan pelatihan bagi para siswa yang akan menjadi admin dan jurnalis Mading online. Adapun jadwal pelatihan akan ditentukan kemudian.

Terimakasih untuk teman2 yang telah menyukseskan acara ini. Semangat! PR besar kita menunggu di depan.

About The Author

Related posts

6 Comments

  1. 'Ne

    kereeenn.. mudah2an para siswa banyak yang mau aktif jadi pengurus mading online.. coba jaman saya SMA udah ada yang begini ya? hehe..
    *dulu suka nulis di mading juga 😀

    Reply
  2. blontankpoer

    salut untuk teman-teman Bertuah dengan MadingOnline-nya. semoga sukses jaya, memacu adik-adik pelajar giat menulis.

    Tanah Melayu merupakan tanah kelahiran penulis dan penyair-penyair hebat…

    Reply
  3. Ika Nampat

    Ass.Wr.Wb. dan Salam Sejahterah…

    Dengan ini perkenalkan kami dari Ikatan Alumni SMAN 64 Jakarta sebuah Wadah Organisasi Alumni SMAN 64 Cipayung Jakarta Timur yg peduli thadap dunia Pendidikan bermaksud ingin mengadakan kerjasama atas tujuan yg teman2 rencanakan.

    Untuk itu agar visi & Misi tersebut bisa kita wujudkan bersama, Kami dari Pengurus IKA SMAN 64 Jakarta Mohon Petunjuk dan Arahannya agar Kami bisa menyelenggarakan Seminar/Pelatihan tentang Mading Online untuk Pelajar SMA se DKI Jakarta bisa terwujud.

    Saat ini Kepanitiaan sedang kami bentuk yang insya Allah akan kami selenggarakan pada bulan Oktober. Karena tidak menutup kemungkinan akan terbentuk pula Federation Citizen Journalism Student (FCJS) se Indonesia. Terima Kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *